Mengejar status viral memang bisa datangkan banyak hal positif. Tapi, itu hanya sebuah status sesaat. Kamu juga harus bisa membuat konten yang relevansinya tak akan lekang oleh waktu!
Di tengah “balapan” demi viral, algoritma yang berubah terus, dan tekanan untuk selalu update, banyak pemilik bisnis ataupun kreator jadi terlalu fokus membuat konten yang–kebanyakan–hanya relevan dan ramai beberapa hari saja.
Padahal, ada satu jenis konten yang makin lama justru makin kuat.
Konten jenis ini selalu tetap dicari, berguna, dan akan bisa mendatangkan traffic meski udah lama nggak dipromosikan.
Namanya: konten evergreen.
Apa Itu Konten Evergreen?
Sederhananya, konten evergreen adalah jenis konten yang tidak akan basi.
Dengan kata lain, ini adalah jenis konten yang selalu tetap relevan dan dicari orang-orang, tanpa tergantung pada momen, tren, konten lain, ataupun musim tertentu.
Contohnya:
– Cara menulis caption Instagram yang efektif
– Panduan membuat logo brand profesional
– Tips menentukan harga jual produk
– Tutorial membuat invoice untuk UMKM
Konten-konten seperti ini akan terus dicari, karena masalah/kebutuhan yang ingin pembaca selesaikan akan dialami juga oleh orang lain.
Dan biasanya, masalah seperti itu akan selalu ada.
Jadi, selama isi kontennya bermanfaat dan bisa diakses kapan pun, konten evergreen akan terus bekerja untuk kamu dalam menarik audiens—bahkan ketika kamu sedang tidur, atau sudah lupa bahwa pernah membuat konten tersebut.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES






