Bisnis  

Dukung Hilirisasi Sawit, Pelindo Multi Terminal Fasilitasi Ekspor CPO Aceh ke India

Dukung Hilirisasi Sawit, Pelindo Multi Terminal Fasilitasi Ekspor CPO Aceh ke India

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatat capaian penting melalui keberhasilan ekspor 12.000 metrik ton (MT) Crude Palm Oil (CPO) murni asal Aceh ke Haldia Port, India. Ekspor ini diberangkatkan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, pada Minggu (9/11).

Berkolaborasi dengan PT Aceh Makmur Bersama (AMB), momentum ini menandai kebangkitan sektor perdagangan internasional Aceh sekaligus menegaskan kesiapan Pelabuhan Lhokseumawe atau yang biasa disebut Krueng Geukueh sebagai gerbang ekspor unggulan daerah.

“Pelindo Multi Terminal berkomitmen mendukung percepatan arus logistik ekspor di wilayah Aceh melalui peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Keberhasilan ekspor CPO ini menjadi bukti bahwa Pelabuhan Krueng Geukueh siap menjadi simpul logistik utama untuk komoditas unggulan Aceh,” ujar Branch Manager Pelindo Multi Terminal Lhokseumawe, Aulia Rahman Hasibuan.

Baca Juga  Perkuat Komitmen Hijau dan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Penghargaan ESG Appreciation 2025

Proses pemuatan CPO dilakukan menggunakan metode pipanisasi pump, di mana minyak sawit dipompa langsung dari tangki timbun PT AMB ke kapal kargo. Sistem ini mempercepat proses bongkar muat sekaligus memastikan kemurnian dan kualitas CPO tetap terjaga hingga tiba di negara tujuan.

Menurut Site Manager PT Aceh Makmur Bersama, Tarmizi, kegiatan ekspor ini diharapkan dapat menjadi pintu pembuka bagi ekspor berkelanjutan dari Aceh. “Jika ekspor bisa berlangsung secara kontinu, dampaknya akan sangat signifikan terhadap perekonomian daerah, terutama bagi petani sawit. Kami optimistis Pelabuhan Krueng Geukueh dapat melayani ekspor dalam skala yang semakin besar,” ujarnya.